Perihal Perpuluhan; Wajibkah ?

Sebelum membaca artikel Kekristenan ini, selamat hari minggu semuanya🙂

Hari minggu, tentunya bagi umat Kristen merupakan hari untuk Tuhan. Setiap hari minggu, umat Kristen pergi ke gereja untuk beribadah bersama jemaat yang lain. Namun yang saya bahas kali ini bukan mengenai pergi ke gereja, melainkan perihal persembahan yang pasti ada dalam setiap ibadah di hari minggu ini.

Persembahan, tentunya tidak asing bagi kita semua. Tapi apakah kita tahu sebenarnya apakah makna persembahan ini? Atau lebih jauh lagi mengenai persembahan perpuluhan? Mungkin banyak dari kita masih belum paham mengenai hal ini, termasuk saya sebelumnya hehe. Yuk mari kita belajar memperdalam dan memahami Firman Tuhan ini, semoga bermanfaat bagi kita semua🙂

Bersyukur senantiasa diajarkan kepada kita. Ketika kita menerima gaji seberapapun besarnya, daripada mengeluh kita diajarkan untuk bersyukur. Kita ucapkan “Aku bersyukur Tuhan,…” Itu baru langkah awal, benarkah apa yang kita ucapkan itu yang kita maksudkan? Kalau ya kita perlu membuktikan kepada Tuhan dengan memberikan sepersepuluhnya. Perpuluhan bukan kerelaan, it’s a deal antara Tuhan dengan kita. Dimulai dari Yakub setelah ia bermimpi bertemu TUHAN:

Lalu bernazarlah Yakub: “Jika Allah akan menyertai dan akan melindungi aku di jalan yang kutempuh ini, memberikan kepadaku roti untuk dimakan dan pakaian untuk dipakai, sehingga aku selamat kembali ke rumah ayahku, maka TUHAN akan menjadi Allahku. Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu.” (Kej 28:20-22)

Yakub tentunya belajar tentang persepuluhan dari bapaknya, Isaac, yang tentunya juga belajar dari bapaknya, Abraham:

… Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya. (Kej 14:18-20)

Deal adalah kesepakatan (perjanjian bersama), jadi tergantung kita mau masuk dalam kesepakatan ini atau tidak.

Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam. (Mal 3:10-11)

About rikoapriadi

Blogger is (soon) a politician, law master, and entrepreneur from Kalimantan. Instagram: riko.nandjan (current active social media). Favorite Life Quote: "Be strong and courageous, because you will lead these people to inherit the land I swore to their ancestors to give them. Be strong and very courageous. Be careful to obey all the law my servant Moses gave you; do not turn from it to the right or to the left, that you may be successful wherever you go." (Joshua 1:6-7). 3 motivations in life: 1. Jesus, as Lord and Savior; 2. Dayak Culture, as nature blood; 3. Family, first environment to grow up. 3 Favorite Concerns: 1. Serving Jesus and People; 2. Learning Law, Social, and Politics (different dimensions but related each other); 3. Sharpening Economic by Developing Business Legally.

Posted on January 15, 2012, in Christian Faith. Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. Like thissss Post..May i Copass plzzz..Good to share with everyone..^^..thx

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: