Berbuah dan Beriman

Sebelum share mengenai khotbah yang rangkum, saya ingin memberi kesaksian mengenai beberapa waktu terakhir ini saya merasa hidup jauh dari Tuhan, tidak disiplin dalam berdoa, membaca Alkitab, serta masih hidup dalam kedagingan. Tadi pagi saya bangun, ingat bahwa hari ini adalah hari minggu, ada bisikan dalam hati yang mengingatkan, seperti suara Tuhan yang mengingatkan “Mengapa kamu jauh dari Aku, riko? Padahal setiap saat kamu datang kepada-Ku, Aku senang, sangat berharga.” Terlebih lagi setelah saya terbangun, mata saya langsung tertuju pada lukisan berisi tulisan tentang Yesus. Ya, memang benar, saya telah jauh dan saya diingatkan kembali oleh Tuhan, terima kasih Tuhan🙂

Buah

Nah itu sekilas kesaksian di pagi hari ini, yang melatarbelakangi saya untuk tergerak mensharekan khotbat Pdt. Rubin Adi Abraham yang saya unduh dari youtube dan dengarkan di pagi ini, yaitu mengenai hidup berbuah dan beriman.

Bacaan dari Matius 21:18-22, tentang kisah Yesus mengutuk pohon ara.

Ada dua kesalahpahaman mengenai kisah tersebut, yaitu:

  1. Semua pohon ara dikutuk sehingga tidak berbuah, pada kenyataannya hingga saat ini di Timur Tengah, pohon ara tetap berbuah.
  2. Yesus garang apalagi ketika kelaparan.

Namun, kisah tersebut di atas memiliki maksud dan makna untuk kita renungkan, yaitu sebagai berikut.

1. Tuhan ingin hidup kita berbuah. Yohanes 15:16, Lukas 13

2. Tuhan ingin hidup kita menjadi berkat bagi orang di sekitar kita.

Berhubungan dengan hidup yang berbuah, sehingga kita dapat menjadi berkat bagi orang lain. Buah adalah tanda kehidupan. Buah-buah yang Tuhan inginkan dalam hidup kita adalah:

  • Buah pertobatan -> Matius 3:8 -> Hati yang bertobat dilihat oleh Tuhan, perbuatan/aksi adalah bukti pertobatan. -> Matius 5:16 -> Harus ada perubahan riil yang nyata -> Perilaku berubah semakin positif. Hasil dari buah pertobatan adalah buah-buah roh -> kasih, sukacita, damai sejahtera (dari Tuhan), kesabaran, murah hati, kebaikan (kepada sesama), kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri (dalam hubungan dengan Yesus)
  • Buah bibir -> Ibrani 13:15 -> Ucapan syukur, terima kasih kepada Tuhan selalu, mau berkorban (mematikan kedagingan) -> Mazmur 37:4 -> Bersyukur selalu, sukacita, bergembira, baru berkat akan datang.
  • Buah Injil -> Roma 1:13, 15 -> Kita harus selamatkan jiwa-jiwa baru, melalui pelayanan, sehingga orang-orang mengenal Yesus, kasih-Nya.

Ada dua kebenaran yang Tuhan inginkan dalam hidup kita berdasarkan kisah dalam Matius 21:18-22 sebagai berikut.

1. Hidup kita berbuah dan menjadi berkat

2. Hidup kita beriman -> Iman (mengaminkan Firman Tuhan) -> Iman terhadap segala masalah, yakin bahwa bisa terselesaikan, berdoa dengan penuh kepercayaan.

About rikoapriadi

Blogger is (soon) a politician, law master, and entrepreneur from Kalimantan. Instagram: riko.nandjan (current active social media). Favorite Life Quote: "Be strong and courageous, because you will lead these people to inherit the land I swore to their ancestors to give them. Be strong and very courageous. Be careful to obey all the law my servant Moses gave you; do not turn from it to the right or to the left, that you may be successful wherever you go." (Joshua 1:6-7). 3 motivations in life: 1. Jesus, as Lord and Savior; 2. Dayak Culture, as nature blood; 3. Family, first environment to grow up. 3 Favorite Concerns: 1. Serving Jesus and People; 2. Learning Law, Social, and Politics (different dimensions but related each other); 3. Sharpening Economic by Developing Business Legally.

Posted on March 24, 2013, in Christian Faith. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: